NAMA : RADEN TAMIMI ALWANI
MATA KULIAH : JURNALISTIK
TUGAS PERTEMUAN KEDUA (22 SEPTEMBER 2021)
- Berikan tanggapan anda terhadap ambiguitas
(JURNALISTIK atau JURNALISME)?
- Seorang Jurnalis mengapa harus memiliki karakter
jurnalistik?
- Apa yang akan terjadi bila tidak ada jurnalis?
- Berikan tanggapan positif dan negatif mengenai berita
yang di sampaikan tentang covid 19 dan kaitkan dengan 5 karakter
jurnalistik?
- Berikan deskripsi jelas mengenai program acara berita
di Metro TV? (kelebihan dan kekurangan).
Jawaban
1. Menurut saya, antara jurnalistik dan jurnalisme sama saja berbeda dicara penyebutannya tetapi memiliki makna yang hampir mirip. Dalam bahasa Indonesia dikatakan Jurnalistik yang artinya hal yang menyangkut kewartawanan dan persuratkabaran yang bersangkutan dengan pemberitaan (KBBI). Sedangkan dalam bahasa Inggris dikatakan Jurnalisme yang artinya aktivitas atau profesi penulisan untuk surat kabar, majalah atau situs web berita atau menyiapkan berita untuk disiarkan. Jadi, kesimpulan yang bisa saya ambil adalah Jurnalistik dan Jurnalisme sama saja hanya beda cara menyebutkannya.
2. Karena jika seorang jurnalis tidak memiliki karakter jurnalistik seperti skeptis atau banyak bertanya bagaimana dia bisa mewawancarai orang yang memiliki informasi penting untuk beritanya, atau jika ia tidak memiliki karakter bertindak bagaimana bisa dia mendapatkan informasi yang akurat sedangkan ia tidak ada tindakan/action untuk langsung meneju ke lokasi kejadian. Jadi, kelima karakter jurnalistik itu sangat penting agar bisa menjadi wartawan yang professional untuk menjalankan tugas – tugas jurnalistiknya, makanya jurnalistik merupakan profesi yang dilindungi oleh Undang – undang dan hukum.
3. Yang terjadi apabila tidak ada jurnalis dalam kehidupan kita maka tidak ada yang akan memberitahukan atau menyiarkan berita kepada masyarakat melalui media apapun. Dan pasti itu sangat sulit karena kita tidak tahu kebenaran yang ada di luar sana dan apa yang kita dengar dari orang lain mengenai berita atau informasi tidak mungkin bisa kita telan mentah – mentah begitu saja karena itu belum pasti informasi yang fakta terjadi atau bisa saja sudah dilebih – lebihkan dan dikurang – kurangkan.
4.
Tanggapan positif
menurut saya, berita covid 19 ini membuat semua individu memiliki karakter
jurnalis seperti skeptis karena semua individu pasti ingin tahu dan selalu
bertanya tentang virus covid 19 ini. Seperti bagaimana perkembangan covid 19
saat ini apakah lebih baik dari sebelumnya atau malah lebih buruk dari
sebelumnya. Jadi, masyarakat pasti mewaspadai agar tidak mudah ditipu oleh informasi
– informasi hoax karena masyarakat membutuhkan informasi yang terpercaya untuk
mengetahui covid 19 dengan berbagai dampaknya. Dengan begitu masyarakat semakin
memahami cara – cara melindungi diri, keluarga dan lingkungan sekitarnya secara
tepat.
Tanggapan negatif menurut saya, berita covid 19 yang disiarkan media seperti dilebih – lebihkan dan itu tidak sesuai dengan salah satu karakter jurnalis yaitu peran pers yang harus menyampaikan informasi yang benar – benar terjadi (fakta). Nah karena beritanya seperti dilebih – lebihkan banyak masyarakat yang khawatir soal wabah ini padahal jurnalis ataupun pemerintah tinggal memberikan berita yang fakta sehingga masyarakat tidak panic attack (serangan panic) dan tetap mengikuti protokol kesehatan.
5.
Saya akan
mendeskripsikan program berita yang ada di Metro TV yaitu KICK ANDY.
Kelebihannya :
§ Kick Andy selalu menyajikan topik – topik yang
menarik seperti topik social, kesehatan, pendidikan, bisnis, budaya dan masalah
kemasyarakatan lainnya. Narasumber yang diundang ke Kick Andy juga merupakan orang – orang yang memiliki
prestasi jadi informasi yang mereka berikan sangat bermanfaat, menginsipirasi
dan pastinya memotivasi semua orang. Dengan demikian, acara ini membuat kagum
para penonton yang ada di seluruh Indonesia.
Kekurangan :
§ Diakhir siaran Kick Andy tidak membuat
kesimpulan dari seluruh jawaban yang diberikan narasumber, sehingga orang yang
nonton akan memberi kesimpulan sendiri yang sesuai dengan apa yang ia lihat dan
dengar.
TUGAS PERTEMUAN
KETIGA (29 SEPTEMBER 2021)
MENGANALISIS BERITA
SESUAI KARAKTERISTIK BAHASA JURNALISTIK
BERITA 1 TEMA
PENDIDIKAN.
Presiden Jokowi: Jangan Mahasiswa
Dipagari Banyak Prodi
CNN
Indonesia | Selasa, 14/09/2021 18:06 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo meminta agar para mahasiswa tidak dibatasi dalam meningkatkan wawasan dan kualitasnya. Dia ingin mahasiswa diberikan kemerdekaan.
Jokowi bicara demikian agar para rektor dan perguruan tinggi memberi atau memfasilitasi mahasiswa dalam meningkatkan kualitasnya. Bukan malah memagari.
"Jangan mahasiswa dipagari oleh terlalu banyak program-program studi di fakultas," kata Jokowi dalam pertemuan dengan MRPTNI di Solo, Senin (13/9), disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden pada Selasa (14/9).
Jokowi ingin para mahasiswa bisa mengembangkan bakat dan minat meski tak sesuai program studi (prodi). Menurutnya, hal itu penting untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi era industri 4.0.
Menurut Jokowi, sering kali minat dan bakat mahasiswa tak sesuai prodi yang dipilih. Menurutnya, hal itu bukan masalah dan justru harus difasilitasi.
Dia mencontohkan kisah Budi Gunadi Sadikin yang lulus dari Fisika Nuklir Institut Teknologi Bandung (ITB). Setelah lulus, Budi berkarier sebagai bankir hingga menjabat Direktur Utama Bank Mandiri. Kini Budi menjadi Menteri Kesehatan.
"Berikan mahasiswa kemerdekaan untuk belajar, belajar kepada siapa saja,
belajar kepada praktisi, kepada industri karena sebagian besar mahasiswa nanti
akan menjadi praktisi," kata Jokowi.
Sebelumnya, pemerintah mencanangkan program Kampus Merdeka. Program ini
memberi ruang bagi mahasiswa untuk belajar dari berbagai sumber di luar program
studi mereka.
Mahasiswa diperbolehkan melakoni kegiatan wirausaha, magang, atau belajar dari
prodi lain. Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim
menyebut program Kampus Merdeka bernilai 20 sistem kredit semester (SKS).
Analisis
Berdasarkan berita tersebut saya
dapat menganalisis bahwa, berita tersebut menggunakan kata – kata sederhana
tetapi dalam berita ini ada satu kata yang terdengar asing di telinga saya
yaitu kata praktisi, kata itu ada di
dalam kalimat “Berikan mahasiswa kemerdekaan untuk belajar kepada siapa saja,
belajar kepada praktisi, kepada industri karena sebagian besar mahasiswa nanti
akan menjadi praktisi," kata Jokowi. Nah, di kalimat itu saya sulit
memahami maksudnya “Belajar kepada praktisi” ? karena kata praktisi ini membuat saya tidak memahami perkataan Bapak Jokowi.
Berita tersebut juga sudah singkat dan padat, tapi jelas atau tidaknya menurut saya berita ini tidak begitu jelas dengan apa yang disampaikan. Selebihnya dari berita tersebut sudah cukup sesuai dengan karakteristik bahasa jurnalistik, sudah menghindari kata tutur, menggunakan diksi yang tepat,
Sumber referensi berita :
BERITA 2 TEMA BENCANA ALAM.
Catatan BMKG: Terjadi 805 Kali
Gempa Bumi Sepanjang September 2021
Sabtu 02 Oktober 2021 08:28 WIB
Titik gempa selama September 2021. (Foto: BMKG)
JAKARTA -
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG)
mencatat, dari hasil monitoring selama bulan September 2021, terjadi aktivitas
gempa bumi sebanyak 805 kali.
Data
itu disampaikan Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono
dikutip dari media sosial pribadinya, Sabtu (2/10/2021).
Daryono mengatakan, gempa
bumi dengan kekuatan atau magnitudo (M) di atas 5,0 terjadi sebanyak 11 kali.
Sedangkan gempa kecil dengan magnitudo kurang dari 5,0 terjadi sebanyak 794
kali. Adapun gempa yang guncangannya dirasakan oleh masyarakat terjadi sebanyak
61 kali.
Sementara itu dari catatan
BMKG, tercatat gempa merusak terjadi satu kali yakni pada 28 September 2021
lalu di Brebes, Bumiayu Jawa Tengah. Akibat gempa tersebut sebanyak 19 rumah
warga mengalami kerusakan.
“Gempa merusak terjadi satu kali yaitu Gempa
Brebes-Bumiayu Magnitudo 3,0 pada 28 September 2021 pukul 8.40.40 WIB yang
menimbulkan kerusakan wilayah Kecamatan Sirampog sebanyak 19 rumah warga,” tulis
Daryono.
Selain itu, Daryono
mengatakan selama bulan September tercatat zona aktif gempa di Aceh Sumatera
Utara, Lombok-Sumbawa-Bima Nusa Tenggara Barat (NTB), Zona Sulawesi
Barat-Sulawesi Tengah-Sulawesi Utara, Laut Maluku, Ambon- Seram, dan Papua Utara.
Analisis
Berdasarkan berita tersebut saya dapat menganalisis bahwa, berita tersebut sudah sesuai dengan karakteristik bahasa jurnalistik. Karena sudah menggunakan kata – kata sederhana yang mudah dipahami maknanya, sudah tertulis secara singkat, padat dan jelas. Nah, kalau dari judul beritanya sangat menarik menurut saya, karena bisa menarik perhatian pembaca. Dan pada berita ini mampu memilih kata (diksi) yang tepat, juga tidak terdapat kata atau istilah yang asing bagi pembaca. Intinya dalam berita ini sudah sesuai dengan karakteristik bahasa jurnalistik menurut saya.
Sumber
referensi berita:
QUIZ PERTEMUAN
KEEMPAT (06 OKTOBER 2021)
- Berikan
tanggapan kamu terhadap kinerja wartawan di Indonesia?
= Menurut tanggapan
saya terhadap kinerja wartawan di Indonesia sudah cukup bagus, karena
menyajikan berita yang berkualitas dan memberi informasi – informasi terbaru.
Informasi yang diberikan pun sudah cukup mengedukasi, bukan untuk membuat ke
gaduhan. Semoga wartawan di Indonesia
mempertahankan kinerjanya agar informasi yang sampai kepada masyarakat bukan
semata – mata informasi yang tidak fakta (hoaks), tetapi informasi yang
mengedukasi.
- Tanggapan kamu
akan materi jurnalistik ini, apa manfaat kamu mengetahui dunia wartawan
(sebagai guru nantinya)
= Menurut saya,
seorang guru harus dibekali ilmu jurnalistik agar dapat menyaring informasi
dari berbagai media dengan cermat, juga agar nantinya saya sebagai guru
nantinya dapat memberikan informasi yang benar kepada siswa/i. Manfaat
mengetahui dunia wartawan bagi calon pendidik adalah meningkatkan kemampuan
dalam menulis sehingga bisa mengirimkan informasi – informsi pada artikel,
blog, majalah, maupun website. Sebagai calon pendidik pun akan melakukan
wawancara, pengamatan dan observasi pada saat magang ataupun PKL nanti, maka
dari itu materi jurnalistik ini bermanfaat untuk saya sebagai calon guru.
- Berikan alasan
(penting atau tidak penting) materi ini kamu pelajari sebagai (mahasiswa,
sebagai guru nantinya, dan sebagai anggota masyarakat sipil).
= Sebagai mahasiswi
saya berpendapat bahwa materi ini penting, karena saya dapat mengasah kemampuan
dalam wawancara, mengetahui teknik reporter dan dapat mengetahui bagaimana cara
penulisan laporan berita yang pasti akan ada manfaatnya untuk kedepannya.
Sebagai calon guru
saya berpendapat bahwa materi ini penting, karena wartawan dan guru adalah
profesi yang hampir mirip. Wartawan menyampaikan berita – berita yang disiarkan
kepada masyarakat umum agar memperoleh informasi yang benar, tepat, akurat dan
objektif. Sedangkan guru menyampaikan informasi ataupun ilmu – ilmu kepada
siswa – siswi yang pastinya akan berguna untuk nantinya.
Sebagai masyarakat
saya berpendapat bahwa materi ini cukup penting, karena sebagai masyarakat kita
harus paham mana informasi yang benar untuk disebarluaskan. Seperti yang
dijelaskan di materi sifat wartawan itu harus mempunyai mata untuk mengamati
secermatnya, punya telinga untuk mendengar berita dan lidah yang licin untuk
mengajak pembicara kepada persoalan. Pasti kita sebagai masyarakat harus cermat
dalam memilih informasi, walaupun sudah mendengar beritanya kita pasti akan
berdiskusi apakah itu informasi yang benar atau tidak.
TUGAS PERTEMUAN
KELIMA (13 OKTOBER 2021)
Jurnalistik
Pengertian Jurnalistik
Dalam beberapa bahasa jurnalistik
mempunyai nama dan cara penyebutan yang berbeda seperti:
Bahasa Inggris
= Jornalism
Bahasa Belanda
= Journalistiek
Bahasa Latin
= Journa
Yang artinya tiap hari / harian / catatan harian.
Dalam Kamus Besar Bahasa
Indonesia (KBBI), jurnalistik adalah hal yang menyangkut kewartawanan dan
persuratkabaran dari seni kejuruan yang bersangkutan dengan pemberitaan dena
persuratkabaran.
Dalam kamus bahasa Inggris,
jurnalistik (jurnalism) adalah "The collection and editing of news for
presentation through the media; writing designed for publication in a newspaper
or magazine". Artinya pengumpulan dan penyuntingan berita untuk disajikan
melalui media; tulisan yang dirancang untuk diterbitkan di surat kabar atau
majalah.
Jadi, dari dua pengertian
jurnalistik itu dapet disimpulkan bahwa jurnalistik adalah pengumpulan bahan
berita (peliputan), pelaporan peristiwa (reporting), penulisan berita
(writing), penyuntingan naskah berita (editing) dan penyajian atau
penyebarluasan berita.
Jurnalistik sebagai Proses, Karya, Ilmu
Jurnalistik sebagai Proses
Proses = Aktivitas. Aktivitas itu
seperti peliputan, penulisan, penyebarluasan informasi melalui media.
Jurnalistik sebagai Karya
Karya = Hasil. Penerapan kegiatan
jurnalistik masuk ke dalam karya jurnalistik dapat melalui media massa yang
menyajikan berita terbaru kepada publik seperti media cetak (surat kabar,
majalah), media penyiaran (stasiun radio, stasion telivis), dan media internet
(situs web, blog). juga Keahlian atau keterampilan itu seperti meliput, menulis
dan menyajikan berita (skills).
Jurnalistik sebagai Ilmu
Ilmu = Bidang kajian. Salah satu
ilmu terapan dari ilmu komunikasi yang mempelajari keterampilan sesorang dalam mencari,
mengumpulkan, menyeleksi, mengolah informasi yang mengandung nilai berita
menjadi karya jurnalistik.
Pentingnya belajar jurnalistik bagi mahasiswa
Awalnya saya mengira kenapa
mahasiswa keguruan harus belajar jurnalistik? karena dipikiran saya, orang yang
belajar jurnalistik adalah orang - orang yang ingin menjadi jurnalis, wartawan,
redaktur dll. Ternyata belajar jurnalistik untuk mahasiswa keguruan juga ada
manfaatnya salah satunya ilmu jurnalistik dapat melatih skill dalam menulis
sehingga bisa membuat karya ilmiah dengan pesan yang mengedukasi. Karena dengan
menulis kita dapat menuangkan kritik kita secara intelektual terhadap suatu
permasalahan.
Seiring berjalannya waktu saya
menyadari bawah jurnalistik adalah bidang yang jauh lebih besar dari sekedar
menulis. Jurnalistik adalah teknik sekaligus seni. Teknik dan seni berpikir,
memverifikasi informasi, mengolah informasi, dan mepublikasikan informasi.
Tetapi jurnalistik bukan semata -
mata tentang teknik dan seni, tapi jauh dari itu, jurnalistik adalah tentang
nilai. Di bidang ini kita belajar tentang kejujuran, kedisiplinan, belajar
memberdayakan nalar, belajar tentang benar dan salah, dan juga belajar
membedakan mana hal yang patut kita bela dan mana yang tidak.
Karena itu jurnalistik
mempengaruhi kita dalam melihat sebuah pemberitaan. Seperti banyak orang yang
bilang kini kita hidup di era informasi, kita tidak bisa hidup tanpa informasi,
dan setiap hari kita kebajiran informasi sampai kita sendiri bingung untuk
membedakan mana informasi yang benar dan mana yang salah. Maka dalam situasi
seperti inilah, kecakapan dan sensitivitas jurnalistik menjadi berguna. Dengan
jurnalistik kita dapat membedakan mana informasi yang benar dan layak kita
konsumsi, mana informasi yang meragukan dan harus diverikasi, dan mana pula
informasi yang bohong dan harus kita hindari.
Dari situlah saya beranggapan
bahwa jurnalistik itu sangat berguna untuk mahasiswa, bukan hanya mahasiswa
saja tetapi berguna bagi kita semua.
TUGAS PERTEMUAN
KEENAM (21 OKTOBER 2021)
1.
Berikan
contoh nyata dari peran jurnalistik kepada masyarakat!
Jawab :
Contoh nyata dari peran jurnalistik
yaitu:
· Pertama
adalah pemberi informasi, seperti yang kita tahu jurnalistik memiliki tujuan
untuk menyampaikan informasi yang memiliki unsur nilai berita bagi banyak
orang. Contohnya, saat ini banyak sekali berita yang memiliki informasi yang
berkualitas dan ada juga beberapa yang tidak berkualitas. Contohnya seperti
berikut:
Dapat
dilihat itu adalah contoh nyata dari peran jurnalistik sebagai pemberi
informasi kepada masyarakat, karena jika tidak ada jurnalistik maka informasi
apa yang bisa masyarakat dapat? Pasti semua masyarakat ketinggalan berita dan
informasi. Ditambah dengan era yang serba digital seperti ini, terutama media
sosial semua orang bisa menyampaikan informasi apa saja hanya lewat handphone.
Tentu saja peran jurnalistik dalam memberi informasi hal yang sangat berperan
kepada masyarakat.
· Kedua sebagai pendidik masyarakat. Tentu jika sudah memberi informasi yang berkualitas pasti berita yang disajikan bersifat mendidik dan bermanfaat bagi nilai kehidupan pada masyarakat. Informasi yang disajikan bukan hanya terikat pada suatu peristiwa, namun juga berupa ide, gagasan, pendapat, atau hasil pemikiran yang memang layak untuk disampaikan kepada publik. Seperti contoh yang ada diatas pasti dari salah satu berita tersebut ada yang menyajikan informasi yang mendidik.
1.
Saat
ini pemberitaan mengenai virus corona setiap hari ada pemberitaan di media
cetak ataupun media elektronik, jumlah penderita yang terpapar virus corona
setiap hari selalu ada penderita baru yang terinfeksi virus corona. Peran
jurnalistik sebagai control sosial apakah untuk permasalahan ini berperan atau
tidak? Berikan alasan dari pilihan jawaban anda!
Jawab :
Sangat berperan. Karena berita virus
corona ini tentu ada kaitannya dengan masyarakat luas. Dalam situasi pandemi
covid – 19 secara global, perkembangan informasi berbasis digital semakin
dibutuhkan. Masyarakat membutuhkan informasi yang terpercaya untuk mengetahui
virus corona dan berbagai dampaknya. Dengan adanya berita yang disajikan oleh
jurnalis, maka masyarakat akan memahami cara – cara untuk melindungi diri,
keluarga, dan lingkungan sekitar secara tepat dan sesuai aturan pemerintah.
Itulah mengapa peran jurnalistik sebagai alat control sosial sangat penting di
saat pandemi ini karena dengan apa yang disajikan oleh jurnalis tentu sangat
penting dan berguna untuk kepentingan masyarakat luas.
TUGAS PERTEMUAN KETUJUH
(27 OKTOBER 2021)
Carilah
contoh dari masing – masing produk jurnalistik cetak dibawah ini :
Ć Berita
Ć Artikel
Ć Feature
Ć Foto
Ć Tajuk Rencana
Ć Kolom
Ć Pojok
Ć Karikatur
Ć Surat Pembaca
Ć Resensi
Contohnya
sebagai berikut:
1.
Berita
Bertemu Mahasiswa ITM, Ketua Yayasan Mengaku Lembaga
Bangkrut dan Tak Mampu Biayai Pemindahan
Kamis, 21
Oktober 2021 19:58
Ketua Yayasan Pendidikan dan Sosial
Dwiwarna Medan Munajat (baju batik) saat bertemu dengan mahasiswa di ruang Waka
Polsek Medan Baru, Kamis (21/10/2021).
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ketua Yayasan Pendidikan dan
Sosial Dwiwarna Medan mengaku lembaga itu bangkrut kepada mahasiswa Institut Teknologi Medan (ITM) sehingga tidak mampu
membiayai kepindahan ke kampus lain.
Yogi Hanafi Nasution, salah satu mahasiswa yang mengikuti pertemuan
dengan perwakilan yayasan, di Polsek Medan Kota, Kamis (21/10/2021), mengatakan
Ketua Yayasan Munajat mengaku tidak mampu membiayai kepindahan seluruh
mahasiswa, setelah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
mencabut izin aktivitas kampus ITM.
"Alasan yayasan tadi, akibat konflik, yayasan mengalami
kemerosotan secara perekonomian dan tidak memiliki uang lagi," katanya,
Kamis (21/10/2021).
"Padahal sebelum pencabutan izin, kami masih membayar
uang kuliah," lanjutnya.
Ia juga mengatakan, pihak yayasan mengaku telah meminta
bantuan kepada pemerintah untuk menanggung seluruh biaya mahasiswa yang
terimbas konflik dualisme di kampus itu.
"Kata yayasan tadi, tanggal 16 Oktober 2021 mereka sudah
pergi ke Jakarta bertemu dengan Dirjen Pendidikan Tinggi, meminta agar
mahasiswa dipertanggungjawabkan untuk biaya perpindahan. Agar tidak dikenakan
biaya apapun," sebutnya.
Yogi mengatakan, saat para mahasiswa meminta bukti pertemuan
itu, pihak yayasan tidak dapat memberikan bukti apapun.
"Belum ada pertanyaan tertulis yang mereka keluarkan.
Itu juga yang harus kami pertanyaan kepada mereka. Karena kami membutuhkan
pertanggungjawaban dari pihak yayasan dan pemerintah," ujarnya.
Ketua Yayasan Pendidikan dan Sosial Dwiwarna Medan Munajat
enggan berkomentar terkait hal tersebut.
"Mohon maaf ya," katanya singkat.
1.
Artikel
Artikel Kecantikan
Pentingnya menjaga Kesehatan Kulit
Wajah
Setiap perempuan pasti ingin terlihat
cantik. Kebanyakan wanita selalu ingin tampil beda, bukan semata-mata
untuk menarik lawan jenisnya, namun penampilan wanita dengan wajah yang cantik
pun dapat menunjang kepercayaan diri yang dibutuhkan dalam menjalani kehidupan
sehari-hari.
Dalam urusan kecantikan, wajah memegang
peranan yang sangat penting. Wajah merupakan kesan pertama untuk menarik
perhatian pasangan, oleh karena itu kecantikan wajah sangatlah penting bagi
wanita untuk dijaga. Meskipun tampak sepele, namun kecantikan wajahlah yang
sesungguhnya membawa seorang wanita menjadi tampak lebih cantik dan bersinar.
Namun yang paling penting adalah bagaimana merawat kecantikan wajah secara
alami agar wajah tetap terlihat cantik walaupun tanpa make-up.
Menjaga kebersihan area wajah merupakan
suatu keharusan bagi kaum wanita, karena pada dasarnya wajah yang bersih akan
memancarkan kecantikan alami pula. Berikut ini adalah beberapa tips yang kami
rangkum untuk anda dan bisa digunakan dalam merawat dan menjaga kesehatan wajah secara
alami :
1. Bersihkan wajah
dengan air yang segar
Rajin-rajinlah membersihkan kulit wajah serta dengan air yang segar. Setelah beraktivitas di luar seharian, diamkan beberapa menit sampai suhu pada kulit wajah menjadi normal dan sesegeralah mungkin membasuh muka dengan air yang segar. Hal tersebut dapat membuat kotoran mengelupas dan kebersihan kulit wajah tetap terjaga.
2. Hindari makanan
yang dapat menyebabkan jerawat
Jerawat memang kadang mengganggu penampilan, oleh karena itu perlu kurangi atau lebih baik hindari makanan yang dapat menyebabkan tumbuhnya jerawat, seperti gorengan, Terlebih lagi jika gorengan tersebut digoreng dengan menggunakan minyak yang tidak sehat. Selain itu Kurangi mengkonsumsi kacang. Kacang mengandung androgen, yang dapat membuat jerawat lebih buruk pada wajah anda.
3. Rajin-rajin lah
minum Air
Air mineral selain berfungsi sebagai penghilang dahaga, ternyata juga sangat bagus untuk perawatan kecantikan. Biasakanlah minum air sebelum tidur minimal setengah liter dan rasakan manfaatnya pada kulit wajah anda.
4. Memakai Masker Wajah
Adapun salah satu cara untuk merawat wajah adalah dengan menggunakan masker. Memberi masker wajah alami memiliki banyak manfaat, di antaranya menyegarkan, memperbaiki dan mengencangkan kulit wajah, melancarkan peredaran darah, merangsang kembali kegiatan sel-sel kulit, mengangkat sel kulit mati, melembutkan kulit, juga memberi asupan nutrisi pada kulit. Dengan demikian, bisa dikatakan masker merupakan salah satu pembersih wajah yang paling efektif. Dan melihat berbagai manfaat masker wajah tersebut akan sangat baik jika pemaskeran dilakukan secara teratur.
Yuk, dimulai dari sekarang mulai merawat wajah
untuk menjaga kesehatan kulit wajah.
https://www.jagapati.com/artikel/Pentingnya-menjaga-Kesehatan-Kulit-Wajah.html
2.
Feature
Dari Bau Mencari Perawatan
Andini
masih berusia tiga bulan. Tetapi pada usia itu, ia harus melakukan perjalanan
sepanjang malam melalui darat dan laut dari kota Bau-Bau, Sulawesi Tenggara ke
Makassar. Perjalanan itu pasti lebih sulit bagi bocah malang itu karena
kepalanya tumbuh lebih besar dengan hidrosefalus.
Ditemui
oleh Tempo sore ini di salah satu kamar kantor radio FM Suara Celebes, Dini
tampak tenang. Tidak ada suara. “Dia tidak pilih-pilih,” kata ayah Sabaruddin.
Berbicara dengan sabar, dia dan istrinya Mawar tiba di Makassar dua hari yang
lalu untuk mencari perawatan.
Sejak
lahir, katanya, kepala Andini terlihat lebih besar dari kepala bayi biasa.
Sekarang, kepalanya lebih besar dari ukuran kepala orang dewasa. Alisnya
terangkat dan nadinya juga muncul dan terlihat jelas.
Menurut
Mawar, ia merasa akan tertular penyakit itu sejak hamil. Perut saya selalu
sakit di sebelah kanan, “katanya. Namun, ketika anak perempuannya yang kelima
lahir pada 28 Desember tahun lalu dan terbukti hidrokep, keluarga ini tidak
punya uang untuk merawat bayi itu.
Memang,
hydrochepalus yang disebabkan oleh penyumbatan aliran cairan otak di tengkorak
bayi sangat berbahaya. Karena itu, cairan terus diproduksi oleh otak dan
memenuhi tengkorak.
Baru
awal bulan ini ia memiliki kartu asuransi kesehatan masyarakat dan dibawa ke
Pusat Kesehatan Distrik Muna, kemudian dirujuk ke rumah sakit umum kota
Bau-Bau. “Dari sana kami menerima surat referensi ke Rumah Sakit Dr. Wahidin
Sudirohusodo Makassar,” kata Sabar.
Ketika
ia tiba di rumah sakit Wahidin dua hari yang lalu, Dini tidak diterima karena
masalah administrasi. “Permintaan orang tua tercantum dalam surat referensi.
Itulah masalahnya,” kata Sabar. Untungnya, saat di sana, dia bertemu Ida yang
menawarkan bantuan dan menginap.
Ida
adalah anggota Komunitas Peduli kota Makassar Suara Celebes FM. Di rumah Ida,
Sabar dan keluarganya menghabiskan dua malam. “Untungnya, kami bertemu dengan
Ms. Ida. Meskipun pada saat itu, kami sudah berencana untuk pergi ke pelabuhan
untuk pulang,” kata Sabar.
Dari
sini ia dibawa ke kantor radio Celebes untuk dilaporkan ke donor potensial.
Setelah menyiarkan informasi melalui radio, ahli bedah saraf Pusat Medis
Ratulangi bernama Willy menyatakan bahwa dia bersedia untuk mengelola Dini.
“Ini
atas nama kemanusiaan. Saya belum tahu rumah sakit mana yang akan diambil.
Tetapi Dr. Willy mengatakan dia bersedia membentuk tim untuk mengelola Andini.”
Kata Humairah dari Celebes Radio. Andini diharapkan akan dibawa ke tengah malam
ini, dokter Ratulangi.
https://majalahpendidikan.com/contoh-feature/#Contoh_Feature
1.
Foto
2.
Tajuk Rencana
Jangan
Lengah saat Euforia Bersekolah
Selasa, 31
Agustus 2021 - 05:01 WIB
Sekolah tatap muka mulai dibuka Senin (30/08/2021) menyusul
mulai menurunnya kasus penularan Covid-19 di sejumlah daerah. (Ilustrasi: KORAN
SINDO/Wawan Bastian)
MULAI Senin
(30/8) kemarin, ribuan sekolah kembali dibuka untuk pembelajaran tatap muka
(PTM). Penyelenggaraan PTM ini seolah menjadi catatan sejarah. Hal ini tak
berlebihan, sebab lebih dari setahun, para siswa dan pengajar tak bisa bersua
langsung demi mencegah terpapar virus Covid-19.
Ikhtiar membuka sekolah ketika pandemi belum
berakhir seperti saat ini memang bukan hal enteng. Selain rasa was-was terpapar
Covid-19 masih meliputi proses PTM, polemik soal kebijakan ini pun seolah tak
berkesudahan. Tak hanya di masyarakat bawah, pro kontra di ruang publik juga
terlihat jelas manakala kebijakan yang diterbitkan Mendikbud Ristek Nadiem
Makarim ini dikritik keras oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, pekan lalu.
Terlepas dari pro kontra yang masih terjadi,
nyatanya beberapa pemerintah daerah telah memutuskan membuka gerbang sekolah
mulai kemarin. Pemprov DKI Jakarta misalnya, kemarin telah menyelenggarakan
lagi PTM di 610 sekolah. Jumlah ini memang masih kecil jika dibandingkan dengan
total sekolah di provinsi ini yang mencapai 5.000 lebih. Namun langkah Pemprov
DKI ini tentu juga sudah dipikirkan matang. Merujuk data yang beberapa kali
diutarakan oleh Gubernur Anies Baswedan, PTM ini memang dibuka karena telah
lolos sejumlah prasyarat, seperti vaksinasi pendidik, tenaga kependidikan,
siswa maupun melihat perkembangan terkini dari kasus Covid-19 di suatu wilayah.
Dari potret ini, kita melihat ada sikap
kehati-hatian yang dilakukan Gubernur Anies untuk membuka PTM ini. Di sisi
lain, sikap Gubernur Arinal yang belum mau terburu-buru membuka PTM manakala
wilayahnya belum lama lolos dari zona merah kasus Covid-19 juga patut dihargai.
Kendati dari perspektif komunikasi birokrat, model kritikan semacam ini patut
disayangkan, namun tentu Gubernur Arinal lebih memahami kondisi di wilayahnya
ketimbang Menteri Nadiem. Pada titik ini pun, sejatinya, semua pihak memiliki
satu tujuan besar ingin menyelematkan generasi penerus bangsa untuk mendapatkan
pendidikan yang lebih baik. Lebih dari itu, mereka juga berkomitmen ingin
memastikan seluruh elemen yang terlibat dalam PTM ini benar-benar terjaga
kesehatannya.
Cepat atau lambat pula, PTM di sejumlah
wilayah di Lampung dan belasan wilayah lain sebagaimana yang disoroti Menteri
Nadiem akan dibuka. Justru ketika kebijakan ini berjalanlah yang patut
mendapatkan pengawasan bersama. Monitoring dan evaluasi adalah sebuah keniscayaan
karena untuk menjalankan protokol kesehatan di ranah sekolah juga bukan hal
mudah.
Kita tahu, sekolah diisi oleh generasi bangsa
yang masih anak-anak. Lantaran predikatnya anak-anak, maka tingkat konsentrasi
dan kedisiplinan mereka belum sebaik seperti orang yang lebih dewasa. Berangkat
dari kesadaran ini, maka pola pengawasan yang terus menerus dan komprehensif menjadi
hal yang tak boleh dibiarkan.
Namun persoalan di lapangan seringkali kian
kompleks. Pengawasan terhadap anak kerap terabaikan lantaran keterbatasan guru,
tenaga pendidikan, anggaran, sarana dan prasarana maupun lainnya. Bagi Pemprov
DKI, mungkin saja persoalan ini bisa diatasi karena ketersediaan anggaran yang
memadai. Namun bagi sekolah lain, bisa jadi banyak memiliki keterbatasan yang
membuat pengawasan tidak bisa terus ketat.
Euforia bersekolah secara berlebihan ditambah
makin kendurnya penerapan prokes sangatlah berpotensi menimbulkan penyebaran
Covid-19. Situasi ini tentu tidak kita harapkan. Apalagi, bangsa ini baru saja
lolos dari gelombang tsunami Covid-19 pada tiga bulan terakhir. Ingatan
kolapsnya layanan kesehatan, banyaknya nyawa hilang, nakes bertumbangan dan
ambulans kematian berseliweran di jalan masih begitu membekas di benak kita
semua.
Melihat realitas ini, pengawasan atas PTM
tidak bisa ditumpukan kepada penyelenggara sekolah semata. Semua stakeholder
PTM, seperti guru, siswa, orang tua, komite sekolah, pemerintah daerah, satgas
Covid-19 harus secara aktif memantau di lapangan untuk memastikan kebijakan ini
berjalan aman dan baik. Ikhtiar itu lebih efektif dan murah ketimbang kita
kembali menghadapi gelombang Covid-19 yang sangat mungkin melenyapkan
segalanya.
https://nasional.sindonews.com/read/526816/16/jangan-lengah-saat-euforia-bersekolah-1630328918
3. Kolom
4. Pojok
5.
Karikatur
6.
Surat Pembaca
7.
Resensi
Identitas Buku
Judul buku : The Life Plan : 700 Cara Sederhana Untuk Hidup Lebih Baik
Penulis : Robert Ashton
Penerjemah : Fransiskus Ransus
Penerbit : Erlangga
Tahun terbit : 2012
Cetakan : V
Jumlah halaman : 226 halaman
Sinopsis Buku
Setiap insan pasti memiliki hasrat yang tidak pernah puas
dalam memenuhi kebutuhan hidup. Faktanya, setiap individu memiliki keterbatasan
untuk mencapai tingkat kesempurnaan yang sifatnya relatif. Keberhasilan untuk
dapat mencapai tingkat yang sempurna membutuhkan suatu perubahan pola pikir
yang dinamis.
Mayoritas masyarakat kehilangan jati diri hingga mereka tidak
mengetahui kelebihan tersembunyi yang mereka miliki. Keadaan seperti ini harus
di antisipasi dengan cara membuka jendela dunia, mencari referensi sebanyak
mungkin, dan merencanakan masa depan secara matang.
Buku The Life Plan, yang ditulis oleh Robert Ashton
menyajikan 700 cara yang terbagi atas 10 langkah kecil pada setiap subbabnya
yang berguna untuk menyikapi mindset yang tetap bertahan pada zona aman. Buku
tepat bagi orang yang sedang mencari jadi diri. Penggunaan bahasa dalam buku
ini mudah untuk dipahami seluruh kalangan usia.
Kelebihan Buku
§ Buku yang tepat untuk menjadi bacaan
kita dalam memecahkan permasalahan yang sering kita temui dalam kehidupan
sehari-hari.
§ Sampul dari buku ini dirancang dengan
warna hijau cerah dan berpadu dengan judul yang ditulis dengan font ukuran
besar, menjadikan buku ini mempunyai daya tarik untuk dibaca.
Kekurangan Buku
§ Terdapat kata-kata dalam bahasa ilmiah yang sedikit sulit dipahami oleh pelajar ditingkat menengah pertama.
Setelah itu pilihlah salah satu
produk jurnalistik yang ada sukai dan anda tidak sukai sertakan alasan anda!
Produk Jurnalistik yang saya sukai adalah karikatur. Karena
saya orang yang males membaca tulisan yang terlalu panjang karena membuat
bosan. Saya suka membaca tulisan yang ada gambarnya, atau saya juga suka gambar
yang memiliki makna. Jadi, karikatur merupakan hal yang saya sukai dengan
melihat gambar saya paham apa yang dimaksud dari gambar tersebut tanpa harus
membaca tulisan panjang yang sangat membosankan.
Produk Jurnalistik yang saya tidak sukai adalah artikel.
Karena tulisan yang terlalu panjang sehingga membuat saya bosan membacanya,
memang ada beberapa artikel yang singkat. Memang artikel memiliki banyak
informasi jika dibaca, tapi saya tetap akan membacanya saat ingin mencari
informasi.
UJIAN TENGAH SEMESTER
(11 November 2021)
Sungai di desa Sigara – gara Patumbak meluap
Telah terjadi banjir di Patumbak, Kabupaten Deli Serdang
Kecamatan Patumbak pada dini hari, Senin 1 November 2021. Banjir ini terjadi diakibatkan
hujan deras yang tidak kunjung reda sejak pukul 20.00 WIB sampai pukul 04.00 WIB
dini hari yang mengguyur daerah sekitaran Patumbak. Sehingga sungai di Patumbak
desa Sigara – gara juga meluap sampai mengenai jembatan, jembatan yang terkena
dampak dari air sungai yang meluap jadi tidak bisa digunakan oleh masyarakat
sekitar. Masyarakat sekitar pun menutup total akses jembatan, karena kondisinya
berbahaya dan rawan roboh.
Meluapnya air sungai di
desa Sigara – gara menyebabkan rumah – rumah disekitar sungai habis terendam
luapan air sungai. Banyak batang – batang pohon besar yang tumbang akibat hujan
yang begitu deras dan mengalir mengikuti arus banjir, serta banyaknya lumpur dimana
– dimana dan air sungai yang meluap juga sangat keruh.
KONEKSI INTERNET MENJADI ALASAN SAAT PEMBELAJARAN DARING
COVID–19 yang pertama kali
diidentifikasi di wuhan, Tiongkok. Virus ini menular sangat cepat dan telah
menyebar hampir semua negera. Melihat sebaran virus corona, WHO telah
mendeklarasikan bahwa covid–19 sebagai pandemi global. Tujuan utama melakukan
semua kegiatan dari rumah yaitu untuk memutuskan rantai penyebaran virus corona.
Namun ini juga menimbulkan berbagai dampak negatif, terutama pada perekonomian
dan pendidikan di Indonesia. Pasti banyak sekali kerugian yang dialami oleh
industri besar, menengah maupun kecil yang berujung pada PHK bagi para
karyawannya.
Pada pendidikan, beberepa pemerintah
daerah memutuskan menerapkan kebijakan untuk meliburkan siswa dan mulai
menerapkan kegiatan belajar – mengajar dengan menggunakan sistem daring.
Meskipun belum ada penelitian resmi yang menyatakan seberapa besar efektivitas
pembelajaran daring dibandingkan dengan pembelajaran manual, namun terlihat
jelas saat ini banyak pelajar dan mahasiswa mengeluh dengan pembelajaran daring.
Saya dan pastinya seluruh pelajar juga mahasiswa lainnya lebih menyukai pembelajaran
secara langsung seperti biasanya. Karena saat pembelajaran daring tidak semua
berjalan sesuai dengan pembelajaran secara langsung.
Seperti salah satu contohnya, kendala
pada jaringan internet. Saat saya ingin presentasi online dengan teman satu
kelompok saya, pasti selalu saja ada alasan tidak ada jaringan, bahkan parahnya lagi alasannya yaitu tidak
mempunyai paket internet. Saat alasan seperti itu muncul dosenpun tidak bisa
memberikan solusi, karena dosen tidak tahu apakah dia benar tidak ada jaringan
atau berpura – pura untuk melewati presentasinya. Alasan seperti itu sering
sekali saya dengar mulai dari awal kuliah hingga sekarang.
Memang tidak bisa disalahkan jika mereka tidak punya paket internet, karena pasti membutuhkan biaya untuk membeli paket internet. Seharusnya juga berusaha untuk bisa mengikuti pembelajaran daring, tidak juga setiap hari izin karena tidak mempunyai data internet. Saat ikut kelas online memang saya jarang paham dengan materi yang disampaikan dosen, tetapi dengan seperti itu saya jadi lebih sering membaca materi lainnya agar paham maksud dari materi tersebut. Saya juga lumayan suka dengan pembelajaran daring ini, seperti saya bisa lebih santai, punya banyak waktu untuk beristirahat dan lebih rileks karena tidak melihat dan mendengar dosen marah secara langsung.
Blog nya bagus dan dapat memberi manfaat juga kepada pembacaš
BalasHapus